mengenai aQhu

Foto saya
solo, jawaTengah, Indonesia
Ga' sah kei EA hehEhe
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

My Koleksi


                                        Thinker Bell 


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 









                                 Liontin




                        Love Flowers

                              Peri

 
 
 
 
 
                          Ihc Imut


                                   Flower



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hanya Sebuah Catatan Kecil

" Kita tidak harus hebat untuk memulai, tapi kita harus memulai untuk menjadi hebat.”
 
 

Mungkin salah satu dari Anda semua pernah mendengar kalimat di atas. Entah dimana. Pertanyaan saya, apakah Anda tertarik dengan sebuah kalimat singkat tersebut?
Terus terang, saya cukup tertarik dengan kalimat tersebut. Sejak pertama saya mendengar, saya merasa kalimat tersebut terdengar hebat, namun jika ditelaah lagi, kalimat tersebut bukan hanya hebat, melainkan luar biasa.
Pertama kalinya saya mendengar kalimat tersebut saat interview calon pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Batam periode 2010-2011. Kalimat tersebut keluar dari mulut Presiden BEM saat itu sebagai pertanyaan untuk saya. “Apa maksud dari kalimat tersebut?”
Jujur saja, saat itu saya tidak terlalu memikirkan kalimat itu. Saya pun menjawab hanya sebatas nalar saya bisa menangkap dalam waktu singkat. “Kalau mau memulai sesuatu jangan nunggu2, kalau memang ingin berbuat, ya berbuatlah apa yang bisa kita buat saat ini.” Begitulah jawaban yang keluar dari mulut saya saat itu.
Namun, kemudian saya memikirkan apa makna yang terkandung dalam sepotong kalimat itu. Mungkin masih banyak yang bisa mengartikan lebih baik daripada saya, tapi inilah yang bisa saya berikan sebagai sepenggal pelajaran.
Dalam hidup, kadang orang sering terlalu banyak perhitungan untuk memulai sesuatu. Sering merasa ketakutan untuk mencoba hal baru. Selalu berkata tidak bisa, bahkan belum pernah mencoba sekalipun. Akibatnya, tak jarang banyak orang gagal duluan sebelum melakukan. Terjatuh duluan sebelum berdiri. Bagaimana tidak? Mencoba saja belum, tapi sudah memikirkan resikonya yang aneh2.
Kebanyakan alasan orang tidak mau melakukan sesuatu adalah karena ia tidak merasa hebat dalam melakukan hal tersebut. Alasannya selalu saja, “Saya tidak begitu jago, yang lain saja ya yang dimintai tolong? Nanti kalau saya gagal kan malu2in..”
Nah, dari alasan tersebut mungkin kita bisa menarik benang merah dari masalah ini. Tidak berani memulai sesuatu karena dia tidak merasa hebat. Saya rasa, setiap dari Anda pasti pernah mengalami ini, bukan? Saya sendiri juga pernah, bahkan sering mengalaminya.
Padahal seperti yang kita tahu, semua hal tidak dapat dimulai dengan instan. Sekali coba langsung berhasil, baru pertama kali melakukan langsung sempurna. Saya belum pernah mendengar ada orang yang bisa melakukan hal seperti itu. Apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, semua dimulai dari nol, berawal dari hal yang amat sangat kecil. Yang kemudian berproses hingga kita mampu melakukan hal yang besar, hingga kita bernilai tinggi di mata orang banyak.
Jika kita ingin memulai sesuatu, jangan pernah berpikir bahwa kita tidak bisa melakukannya karena kita tidak memiliki keahlian dalam apa yang akan kita lakukan. Karena bila kita berpikir seperti itu, maka kita tidak akan pernah sampai ke atas puncak kesuksesan.
Kita takkan pernah tahu apakah kita bisa bila kita sama sekali belum pernah mencoba. Ketakutan akan hal yang tidak kita ketahui itu sebenarnya pikiran amat bodoh. Karena setiap dari kita diciptakan dengan akal-pikiran yang sama. Hanya bagaimana kita mengolah diri sehingga kita memiliki kelebihan di bidang tertentu.
Mulailah apa yang ingin Anda mulai sekarang, walaupun Anda tidak memiliki modal apa2 selain kemauan serta keyakinan yang kuat. Tidak perlu menunggu kita mampu, tapi kitalah yang harus memulai untuk menciptakan dan menunjukkan bahwa kita mampu. Bila kita tak pernah mau memulai karena merasa kita tidak hebat, maka selamanya kita hanya akan terpuruk dalam jurang yang gelap. Tapi bila kita berani memulai dari nol, maka kita pasti akan mencapai puncak kesuksesan dan kita akan menjadi hebat karena untuk mencapai sebuah tempat yang indah, dimulai dari langkah pertama untuk berangkat ke sana.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lovely Drama Korea



 


"Terima Kasih telah melahirkan aku, Ibu..."
Karena kemarin kita merayakan Hari Ibu, kali ini aku mau membahas tentang pentingnya seorang ibu untuk kita.


"Terima Kasih telah melahirkan aku, Ibu"
Pernahkan kalian mengucapkan kalimat itu untuk ibu kalian? Kalimat itu pernah aku dengar dari dialog dorama jepang. Dan mendengar itu membuat aku terharu. Kalimat yang simple tapi memiliki makna yang sangat dalam.


Seito Sokun

Aku dengar dari dorama berjudul SEITO SOKUN. Di film itu ada anak bernama Julia. Dari kecil Ibunya tidak pernah mengurusnya. Ibunya selalu sibuk merawat adiknya yang sakit. Hingga akhirnya adiknya itu meninggal dunia dan Ibunya menjadi gila. Lalu Julia dirawat oleh Bibinya. Di sana ia mendapat perlakuan buruk dari sepupunya. Selama hidupnya ia terus menderita dan pernah berpikir untuk bunuh diri. Tapi di akhir cerita ia mengatakan pada Ibunya "Terima Kasih telah melahirkan aku, Ibu".


Sorry I Love You


Kalimat itu juga ada di drama favoriteku "Sorry I Love You". Di situ ada tokoh bernama Mohyuk dibuang oleh keluarganya dan hidup menjadi anak jalanan di australia. Walau begitu, ia tidak membenci ibunya karena ia berpikir ibunya adalah orang miskin yang tidak mampu membeli sebotol susu untuknya. Namun begitu Mohyuk tahu kalau ibunya adalah seorang artis yang kaya raya di korea, ia pun menaruh dendam. Mohyuk, yang hidupnya divonis oleh dokter tidak akan lama lagi, menghabiskan sisa hidupnya untuk balas dendam pada ibunya. Tapi akhirnya ia tahu bahwa ibunya sama sekali tidak membuangnya. Asistennyalah yang membuangnya, sedangkan Ibunya mengira anaknya telah meninggal. Mengetahui itu semua, Mohyuk baru sadar bahwa sebenarnya ibunya sangatlah sayang padanya, selama hidupnya ibunya terus memikirkan anak yang telah dianggapnya meninggal itu. Itulah sebabnya Mohyuk merasa sangat menyesal pada apa yang telah ia lakukan untuk membuat ibunya menderita. Akhirnya saat terakhir ia bersama ibunya, tanpa sepengatahuan ibunya, ia pun bersujud meminta maaf, ia berkata


 Sorry I Love You


"In my next life, I have to be your son again
Then, I will definitely be a kind-hearted son that you love, I love you, mom
I love you mom
I love you mom
Mom...
That you gave birth to me..
Thank you."

Di kehidupan mendatang, aku ingin menjadi anakmu lagi, Saat itu, aku pasti akan menjadi anak yang baik yang kamu cintai, aku mencintaimu ibu...
aku mencintaimu ibu
aku mencintaimu ibu
Ibu...
Terimakasih telah melahirkan aku
terimakasih....





Mendengar kalimat itu aku jadi berpikir, mungkin kalimat itu ada di dalam setiap hati manusia baik sadar ataupun tidak. Bahkan sesulit apapun hidup ini, kita akan tetap harus bersyukur karena telah lahir ke dunia ini.


Aku juga nonton film korea berjudul "Scent of Love". Di film itu ada seorang wanita hamil yang tetap mempertahankan bayinya padahal ia terkena kanker rahim. Yang pada akhirnya sang ibu tak terselamatkan tapi sang bayi selamat.


 Scent of Love


Ada lagi film korea, berjudul "A Day". DI film itu ada sepasang suami istri yang telah lama menikah namun tidak dikaruniai anak. Berbagai cara telah mereka lakukan tapi hasilnya nihil. Sang istri sangat menginnginkan anak karena ia sendiri adalah seorang yatim piatu yang mendambakan seorang ibu. Maka dari itu ia ingin menjadi ibu dan memberikan kasih sayang yang tidak ia dapatkan dahulu. Akhirnya, sang istri pun hamil. Mereka pun langsung menyiapkan semua kebutuhan sang calon anak. Padahal usia kandungan masih sangat muda, tapi mereka sudah menyiapkan kamar lengkap dengan isinya. Tapi sayang, dokter mengatakan bahwa kandungannya bermasalah. Bayinya terkena anencephalia (tidak memiliki lapisan otak). Jika dilahirkan hanya akan bertahan sehari. Namun sang ibu tetap memutuskan untuk melahirkan sang bayi walau bayi itu hanya dapat hidup selama 1 hari.


 A Day


Adalagi drama series berjudul "Bad Couple". Di situ ada seorang wanita modern yang ingin mempunyai seorang anak tanpa menikah. Demi mendapatkan anak itu, ia lalu merayu seorang laki-laki polos sampai akhirnya ia berhasil hamil. Namun ternyata laki-laki itu adalah laki-laki yang bertanggung jawab dan mau menikahinya. Namun ternyata ada tumor dirahim wanita itu. Dan tumor itu harus diangkat dan pilihannya hanya dua, keselamatan bayinya atau keselamatan dirinya. Dan wanita itupun memilih untuk keselamatan bayinya.


 Bad Couple


Mungkin kisah-kisah itu terdapat juga di dunia nyata. Bagaimana dalamnya kasih sayang seorang ibu yang rela berkorbanndemi anaknya. Untuk itulah kita sebagai seorang anak sangatlah wajar jika berterima kasih pada Ibu kita karena telah melahirkan kita di dunia ini. Jangan pernah merasa bahwa kita tidak layak lahir ke dunia. Dan jangan pernah menuding orang lain bahwa ia tidak layak dilahirkan, karena kita tidak punya hak untuk itu.


Aku akan ambil beberapa contoh film lain.


Ada film berjudul "My Father". Film itu bercerita tentang seorang anak korea yang diadopsi oleh keluarga amerika sejak kecil. Tapi setelah dewasa dia ingin mencari orangtua kandungnya di korea. Anak itu lalu melakukan berbagai cara untuk mencari orangtua kandungnya, dimulai dari mengunjungi panti asuhan tempat dia dulu diadopsi, lalu ikut acara tivi untuk mencari orang yang hilang, dan lain-lain. Hingga pada akhirnya dia mendapat kabar bahwa ayah kandungnya adalah napi terpidana mati. Anak itu pun pergi menemui ayah kandungnya di penjara. Sejak itu dia jadi sering mengunjungi ayahnya di penjara dengan membawa temannya sebagai penerjemah karena ia tidak bisa bahasa korea, dan karena itu juga ia giat belajar bahasa korea. Seiring berjalan waktu, mereka berdua menjadi dekat. Dan diakhir cerita diketahui dari tes DNA bahwa orang itu bukanlah ayah kandungnya. Tapi setelah mengetahui hal itu, anak itu malah menghampiri sang ayah dan berkata "Ayah, Kau adalah ayahku. Aku menyayangimu, Ayah". Dan kalimat itu adalah kalimat terakhir yang diucapkan sang anak kepada ayahnya sebelum ayahnya dihukum mati.


 My Father


Ada lagi film berjudul "1 day with my Son". Ceritanya tentang seorang laki-laki terpidana mati yang punya keinginan terakhir sebelum dieksekusi yaitu bertemu anaknya. Terakhir kali ia melihat anaknya adalah ketika anaknya masih bayi dan itu sudah sekitar 17 tahun yang lalu. Setelah diijinkan oleh pihak penjara, laki-laki itupun pergi menemui anaknya dengan didampingi oleh seorang sipir penjara. Tapi pertemuan dengan anaknya tidak seperti yang diharapkanya, selain karena istrinya atau ibu sang anak yang telah tiada, anaknya juga sepertinya tidak senang bertemu dengannya. Selama 1 hari penuh anaknya bersikap ketus padanya. Baru setelah fajar tiba, mereka berdua lari pagi bersama,karena hujan, mereka berteduh di dalam teleponbox. di telepon box itulah mereka akhirnya saling mencurahkan isi hati. Ketika tiba saatnya sang ayah harus kembali ke penjara tiba-tiba ia menyadari bahwa yang selama ini bersamanya ternyata bukanlah anaknya. Akhirnya anak itupun mengaku bahwa dia adalah teman anaknya, anaknya yang sebenarnya telah meninggal karena sakit, tapi anaknya itu selama ini berkeinginan bertemu ayahnya, maka dari itu temannya itu mewakilinya untuk bertemu ayahnya.


 My Son


Dari cerita itu kita pun tahu, seorang anak, walau telah ditinggalkan oleh orangtuanya, walau telah dikecewakan orangtuanya, tetap akan merindukan dan menyayangi orangtuanya. Walau dalam mulut dia berkata benci, tapi di dalam hati nuraninya pasti ia berkata lain. Seorang anak akan tetap mencintai orangtuanya karena bagaimanapun jika tanpa orang tua mereka, mereka tidak akan hidup di dunia ini.


Tokoh Ayah dalam cerita-cerita tersebut menunjukkan kasih sayang yang besar pada anaknya. Padahal itu baru seorang ayah, yang tidak mengandung anaknya, yang tidak melahirkan anaknya, yang tidak menyusui anaknya. Apalagi seorang ibu. Ibu yang mengandung, yang melahirkan, yang menyusui, yang merawat, yang kata Rasulullah "Sayangilah ibumu, ibumu, ibumu, lalu Ayahmu!". Artinya Ibu mempunyai tiga tingkat lebih tinggi derajatnya di mata agama. Itu berarti menjadi seorang ibu adalah kedudukan yang membanggakan. Bahkan ada pepatah lagi yang mengatakan "Surga ada ditelapak kaki ibu", itu menunjukkan betapa tingginya derajat seorang ibu. Bahkan seorang ibu dikatakan mati syahid jika ia meninggal dalam keadaan sedang melahirkan.
Subhanallah, begitu penting peran ibu di mata Allah, Rasulullah, dan semua umat manusia di dunia ini.


Maka dari itu, hormati Ibu kita, sayangi Ibu kita. Ingat, tanpa seorang Ibu, kita tidak mungkin ada di dunia ini. Terkadang kita lupa akan hal itu. Karena semakin beranjak dewasa, biasanya kita akan semakin terlarut dengan dunia kita sendiri dan tidak memperdulikan Ibu kita. Bahkan ada beberapa yang menganggap bahwa merawat ibu yang sudah tua adalah sebuah beban yang berat. Padahal itu sama sekali tidak sebanding dengan perjuangannya selama ini dalam melahirkan, menyusui, merawat, mendidik kita.


"Selamat Hari Ibu, Aku mencintaimu Ibu, dan terimakasih telah melahirkan aku ke dunia ini"


Sebagai penutup, ini potongan lirik dari "I Turn to You - Christina Aguilera"


When I'm lost in the rain
In your eyes I know I'll find the light
To light my way, when I'm scared losing ground
When my world is going crazy you can turn it all around
And when I'm down you're there pushing me to the top
You're always there giving me all you've got

When I lose the will to win
I just reach for you and I can reach the sky again
I can do anything 'cause your love is so amazing
'Cause your love inspires me
And when I need a friend you're always on my side
Giving me faith taking me through the night


Selasa, 20 Desember 2011


Don't Give Up

" DON'T GIVE UP! "
Salah satu alasan aku suka dengan drama korea adalah karena di dalam drama atau film korea ada hikmah yang bisa kita ambil. Ini beberapa contohnya :


Yang pertama drama korea Dream High, pasti semua sudah tahu sama drama yang satu ini. Dari judulnya saja sudah tersirat nilai yang bisa didapat yaitu agar kita bisa bermimpi setinggi mungkin. Di dalam drama ini ada karakter bernama Song Sam Dong. Ia adalah anak dari seorang ibu yang kurang mampu dan tinggal di sebuah pedesaan. Hobynya mengikuti berbagai kompetisi menyanyi. Sebenarnya bukan supaya menjadi terkenal. Karena ia tidak berani untuk bermimpi setinggi itu. Tapi siapa sangka ia justru mendapat beasiswa dari Kirin Art High School. Walau awalnya tujuan Sam Dong ikut ke Kirin adalah karena Go Hye Mi. Tapi setelah ia menjalani kehidupan di Kirin Art High School toh akhirnya ia mulai berani untuk bermimpi untuk menjadi penyanyi.




Kehidupan Sam Dong selama bersekolah di Kirin Art High School tidaklah mudah. Keberadaa Sam Dong di sekolah itu tidak diterima oleh siswa lain. Awalnya ia sempat masuk kelas buangan. Namun karena kerja kerasnya ia pun akhirnya bisa bergabung dengan kelas yang lain. Bahkan ia pun sempat kehilangan indera pendengarannya. Walau sempat ingin menyerah tapi toh akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan mimpinya. Dan akhirnya Sam Dong berhasil mewujudkan mimpinya. Bahkan bukan hanya menjadi penyanyi di Korea, tapi di seluruh dunia.


Drama yang kedua adalah Baby Faced Beauty. Di drama ini ada wanita berumur 34 tahun bernama Lee So Young. So Young sejak SMU sudah menyukai mendesign baju. Rencananya setelah lulus SMU ia ingin melanjutkan sekolahnya ke jurusan design. Tapi hal itu tidak kesampaian karena orang tuanya tidak mampu. Akhirnya ia harus bekerja untuk menghidupi keluarganya. Selama 14 tahun ia bekerja di suatu perusahaan, So Young tiba-tiba dipecat dengan alasan perusahaan sedang mengalami kemunduran.



Setelah mencari pekerjaan kesana kemari, akhirnya So Young dapat bekerja sebagai pekerja magang di The Style, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang fashion. Dan itupun karena ia menyamar sebagai gadis berusia 25 tahun. Selama bekerja di The Style, banyak cobaan yang telah ia lalui. Sempat beberapa kali dipecat. Sempat ditindas oleh rekan kerjanya. Dicurangi oleh atasannya. Bahkan sempat bermasalah dengan indera penglihatannya. Ia sempat terkena penyakit buta warna. Namun setelah melalui itu semua, toh akhirnya ia bisa menjadi designer seperti yang ia impikan selama ini.

Dari dua drama di atas kita bisa belajar mengenai mimpi dan cara untuk mencapainya. Jangan takut untuk bermimpi. Karena justru dari mimpi itulah kita bisa menentukan jalan hidup kita. Karena kita akan hidup dengan berusaha keras agar mimpi itu tercapai.

Dan ingat juga, bahwa hidup itu tidak selalu mulus dan berjalan sesuai rencana kita. Pasti kalian sering mendengar kalimat "Kita berusaha, tetap Allah lah yang menentukan". Ketika dalam proses meraih mimpi itu, pasti akan ada banyak halangan dan rintangan yang akan dihadapi. Dan tugas kita adalah untuk tetap berusaha dan tidak menyerah. Walaupun hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita, toh setidaknya kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencapainya, jadi kita tidak akan terlalu menyesal dengan hasil yang kita peroleh. Malah justru itu akan memacu kita untuk melakukan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Satu lagi yang perlu diingat dalam meraih mimpi, yaitu selalu gunakan cara yang benar, seperti tidak berbohong, tidak curang, tidak mencelakai orang lain dan cara-cara licik lainnya yang tidak disukai Allah SWT. Karena sesuatu yang di awali dengan ketidakjujuran tidak akan berjalan dengan baik dan tidak akan menghasilkan hasil yang baik pula. Walaupun jika kita melakukan cara-cara itu dan mendapat hasil yang kita inginkan, apakah kita masih bisa merasa puas dengan hasil itu? Tentu tidak bukan. Di dalam hati kecil kita pasti akan terus merasa bersalah dan tidak tenang.

Jadi pesan terakhirku, Bermimpilah! Dan Raihlah mimpi itu. Dan ketika kita telah berhasil meraihnya, kita pastinya akan mengingat masa-masa sulit dalam mencapai mimpi itu sebagai kenangan indah yang tak terlupakan. So... DON'T GIVE UP!! FIGHTING!!!..........

Sebagai penutup aku kasih bedikit lirik lagu Shinee berjudul Fly High

I'll go on even if my breath stopped, or im gonna regret it
Don't be afraid of the bitter failure
Everyone must have been through it


Aku akan tetap maju walau nafasku berhenti, atau aku akan menyesalinya
jangan takut akan pahitnya kegagalan
Setiap orang pasti pernah melaluinya


    

LABELS





















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS